Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat melalui Dinas Sosial Kabupaten Muna Barat menyalurkan bantuan berupa sembako (Beras 25kg, Telur 1 rak, Indomie 1 dos, garam 5 bungkus dan minyak 1 liter) dan PSKBA berupa tenda, selimut, tikar dan family kit untuk korban kebakaran rumah milik Yesman
Kamis, 15 Agustus 2024 Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Kabid LINJAMSOS) melakukan penyaluran bantuan sosial bagi korban kebakaran di Desa Latawe Kecematan Napano Kusambi. Proses penyaluran bantuan sosial bagi korban bencana di serahkan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Kabid LINJAMSOS) dan diterima oleh yang bersangkutan
Adapun akibat kebakaran tersebut yaitu terjadinya kosketing pada Listrik. Berdasarkan hasil asesmen, terdapat 1 KK yang terdiri dari 6 jiwa yang terdampak bencana kebakaran dan korban kebakaran ini untungnya tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka.
Pemberian bantuan sosial bagi korban bencana merupakan salah satu bentuk perlindungan dan jaminan sosial bagi korban bencana kebakaran dan harapan kami, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi korban.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat melalui Dinas Sosial Kabupaten Muna Barat menyalurkan bantuan berupa sembako (Beras 25kg, Telur 1 rak, Indomie 1 dos, garam 5 bungkus dan minyak 1 liter) dan PSKBA berupa tenda, selimut, tikar dan family kit untuk korban kebakaran rumah milik Wa Ode Ntila dan Wa Ode Samia.
Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran ini dilakukan di dua tempat selama dua hari. Bencana kebakaran tersebut terjadi di Kecematan Waumere dan di Desa Lagadi.
Mewakili Kepala Dinas Sosial Muna Barat Drs. La Ode Tibolo, M.M, bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Kabid LINJAMSOS) Syarifuddin, S.Pt., M.M.
Sebelumnya yakni pada hari Kamis (24/07/2024) satu unit rumah milik Wa Ode Ntila RT 002/RW 002 Kelurahan Waumere, Kecematan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat terbakar akibat kosleting listrik. Sedangkan pada hari Jum’at (25/07/2024) rumah milik Wa Ode Samia RT 001/RW 001 Desa Lagadi, Kecematan Lawa, Kabupaten Muna Barat terbakar akibat kompor yang tidak diperhatiakan atau diperiksa Kembali apakah masih ada sumbuh yang masih menyalah atau tidak.
Harapan kami, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi korban. Kami juga mengimbau untuk selalu waspada agar bencana kebakaran rumah tidak terjadi lagi.

Untuk meningkatkan kualitas hidup Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas di Kab. Muna Barat, Dinas Sosial melaksanakan penyaluran bantuan sosial (BANSOS) berupa Sandang bagi Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas.. Penyaluran dilakukan bulan Juni 2024 sejumlah 18 orang Penerima Manfaat di 6 (enam) Desa diwilayah Kab. Muna Barat.
Adapun jenis bantuan yang diserahkan adalah berupa Seprei, Selimut dan Sarung. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kab. Muna Barat.. Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Muna Barat.
Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kebutuhan dasar bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lansia dan disabilitas. Dan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan. Oleh karena itu, Dinas Sosial berusaha untuk hadir dan memberikan solusi nyata melalui program ini.

Dinas Sosial Kab. Muna Barat pada tanggal 28 Maret 2024 melaksanakan penyaluran bantuan sosial (BANSOS) berupa permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Penyaluran dilakukan dengan metode kunjungan rumah (door to door) sejumlah 20 orang Penerima Manfaat diwilayah Desa Santiri, Tondasi, Lasama, Waturempe, Katangana, dan Katobu. Dengan metode kunjungan rumah kami bisa memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh yang berhak dan tepat sasaran.
Adapun jenis bantuan yang diserahkan adalah berupa Beras, Telur, Gula Pasir, Minyak Goreng dan Susu.
Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan kebutuhan dasar bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lansia dan disabilitas. Dan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang membutuhkan. Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pelaksanaan penyaluran bansos ini melibatkan kerja sama dengan pendamping Rehabilitas Sosiala dan pihak desa setempat. Kami berharap bantuan tersebut bisa dimanfatkan dengan baik.